Pendatang baru pencetakan 3D logam lain yang baru-baru ini
muncul di segmen pasar yang sedang berkembang ini adalah produsen Australia,
Aurora Labs. Pada bulan September 2018, perusahaan mengumumkan bahwa mereka
telah membuat langkah besar dengan Teknologi Format Besar (LFT), sebuah teknik
yang bertujuan untuk merevolusi kecepatan pencetakan 3D logam
Setelah melakukan beberapa tes, Aurora Labs mampu mencapai
kecepatan cetak 3D metal yang setara dengan 662 g / h (15.88kg / hari), yang
delapan kali lebih cepat daripada kecepatan pasar.
Printer 3D logam komersial pertama perusahaan
yang menggunakan LFT akan menjadi Alpha, mesin mungil dengan amplop bangunan
berukuran 200 x 200 x 200 mm. Aurora Labs juga merilis S-Titanium Pro, sebuah
printer 3D logam open source yang memungkinkan pengguna untuk menggunakan
perangkat lunak dan bubuk logam mereka sendiri. Printer 3D ini menggabungkan
mode cetak DMLS dan DMLM dalam satu mesin, menjadikannya salah satu sistem yang
lebih unik dan serbaguna di pasar
About the Author
meilisa
Author & Editor
Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.
0 comments:
Post a Comment